Kamis, 10 Juni 2010

* Sempurna itukah matanya *

Perjalanan panjang, berliku dan curam telah ku jejaki ...
lepas landas hatiku hanya untukmu ...menerbangkan setiap sayapku ke udara
dan menggapai sebuah pelita yang menyinari hatiku yang telah lama gelap ...

kini perjalanan ini begitu senyap ... tanpa ada suaramu ...
perjalanan ini begitu jengah tanpa canda yang membentuk lekukan indah matamu ...
perjalanan ini begitu beku, tanpa lukisan kisah kamu dan aku ....

kuharap akan tetap begitu, menggores kebahagiaan tanpa melihat luka ...
sinarmu akan tetap sama ... kupandang binar di matamu... ternyata masih sama ...
dan mungkin tak akan pernah berubah sendu ...

aku merindu, mencandu mata indahmu ...
bisakah ku anggap matamu sesempurna itu ??
kau duduk merunduk dan ku pandangi sinarmu selalu menyala-nyala dan tak akan pernah redup...

terangi rasaku dengan sinar itu, jangan padamkan atau hentikan ...
aku bisa mati, padam ataupun meledak ... biarkan sinar itu tetap mewarna ....

Jangan bertanya mengapa, karena aku sulit merangkai indahnya matamu...
Jangan bertanya ada apa, karena akupun sulit menjelaskan sinarmu yang selalu menyilaukan hidupku ...

tak kuingat kapan lagi, kau berikan mata itu untuk jalan nafasku ...
kini dan selamanya sempurna itukah mata indahmu ???
bertanyalah pada Ilahi, dia yang b'rikan kesempurnaan ini ...

terima kasih ...
matamu .... telah menghidupkan kembali api yang sempat padam ...
terima kasih ...
sinarmu ... menyalakan rasa yang sempat redup untuk sekian kali ...

Sempurna itukah matanya ????


_Ch_

Rabu, 09 Juni 2010

Selalu ^---^

Ketika mau kamu tidak menjadi mau ku ...
kamu SELALU saja ...
Ketika apa yang menjadi inginku, bukan lagi inginmu ..
Kita SELALU akan ...

Selalu menebar kemarahan, kekuatan, siapa dari kita yang akan mengalah dan siapa yang dari kita yang harus menang ... memacu emosi, melupakan saratnya janji saat terucap dibibir ...
"Yah, aku sayang kamu ," itu ucapmu dulu sayang ...
Tapi mengapa SELALU saja amarah itu, menenggelamkan segala rasa itu, rasa saat kau mengikrar janji, bahwa cuma ada aku untukmu ...
Itu telah berlalu, selalu begitu ....

kita sama-sama memasang perisai, memegang pedang hendak menghunus..
saling menikam, mencaci dan mengutuk ...
emosi mempermainkan kedua hati kita, buruk sangka menjadi senjata dan penyelamat diri ..
Hahh ... tapi semua akan selalu, begitu ...

Aku ingin ini dan kamu ingin itu ... jalan kita tak lagi searah...
pikiran kita tak lagi sepaham ...
kesamaan kamu dan aku dulu, yang menjadi topeng kini tak berlaku lagi ...
sudah expired di makan waktu .. hanya bersisa kebosanan ... rasa jemu dan ingin berlalu ...
bukan mau ku, bukan mau kamu juga,. kamu berbelok dan aku tetap tidak memutar arahku berlari ...
selalu saja ...

dulu aku mengenal harummu, setiap lekuk senyum mu yang merupa, terlukis ...
aku sangat mengenal setiap ucap mu, merayuku, memanjakan diriku ...
tapi tak ada lagi kini ... kamu menjadi serupa dengan mereka yang juga pernah melukis kisahku ..

kamu yang menggoresnya lebih dahulu, dari mereka, namun mengapa kau tak selesaikan lukisan karya tanganmu ... mengapa kau biarkan tanpa ada lagi goresan kisahmu, kisah ku dan kisah kita ...
mengapa kamu hentikan pahatan yang menjadi dalamnya rasa mu untukku dulu ...

kamu biarkan pahatan ini tanpa nyawa, kamu biarkan lukisan ini tanpa warna ... kamu biarkan begitu ...selalu ...
membisu, beku, mengering dan akan menjadi debu ....

selalu .... selalu begitu .....

sekarang bukan SELALU untuk membahas itu ....
aku lelah mencarimu .,. aku jemu menunggu riakmu ...
tak kupahami apa maumu, tak ku tahu bagaimana hatimu ...
pertama hingga alam akan menjemput riangku kembali ...

Namun ...
kini aku tak bernyawa, tanpa ada hembusan nafas, yang selalu menggetarkan seluruh imajinasiku ...
kumainkan imajinasiku tanpa ide-ide karya mu lagi ,
tak ada lagi lukisan dan pahatan yang kau hadiahi hanya untukku seorang ..

tapi semua telah terlupa ... selalu dan akan selalu tetap begini ...

Maaf, untuk rasa yang selalu ini ...


Cheers,


_Ch_

For : seseorang yang SELALU dan SELALU :)

Minggu, 06 Juni 2010

Mengakhiri Sendiri

Aku yang menghancurkan sendiri mimpiku ...
Aku yang membenamkan rasa ku ...
aku yang membuang tentangmu di kedalaman hatiku ..
bukan kamu.. kamu tak salah ...
tapi bukan itu mauku ...
.... karena, cerita kita takkan mungkin ada :(

Betapa haru biru hatiku mendengar kabar ini,
namun mengapa betapa sulit untuk menerima ini ...
seperti petir di pagi hari...
mendung telah bergelayutan sejak tadi di kepalaku...
belum tuntas pedihku... belum kering hujanku...
namun bulir suci ini akan segera menyapu namamu...
menghanyutkan semua tentang kamu ........

aksara yang terangkai di setiap lembar putih...
akan segera menghitam ... bergulat dengan panas dan lama kelamaan menjadi debu ...

bukan di sini, bukan waktunya juga, bukan kamu juga ...
akan ada masanya untuk aku dan kamu bertemu kembali ...

sinar di matamu telah melekat jelas di ingatanku,.
mata itu yang pertama yang menarik perhatian, mengusik malamku...
membius setiap bagian tubuhku, hingga menjadi beku,
lama kelamaan racun yang harus segera diobati....

kamu melumpuhkan segala sistem kerja sel ku ... setiap kali kamu menatapku lekat ...
tatapan itu menyentuh hatiku yang paling keras ...

sekian kali, candamu telah menjadi momen tak terlupa ....
dan ini hanya mungkin menjadi cerita ...
bukan bagianku ataupun bagian kamu ...

aku memilih memutar arah... dan kamu tetap lurus dengan arah sebelumnya ...
ini bukan pilihanku ... dan bukan mau siapa-siapa ..
cerita kita tak akan ada ... dan memang semestinya ...

meski ego ingin mengajak ku kembali menemui mata itu ...
menikmati setiap episode yang telah terlewat..
tak apa hanya seperdetik ... aku hanya ingin memotret kembali kenangan itu ...
mata itu ... mata yang telah menggetarkan setiap nafasku untuk berhembus,

tak apa bila tak sekarang, kamu juga sudah berada di kerajaan yang dipenuhi dengan cinta...
dan aku hanya bisa berucap, jadikan mata itu seindah dulu saat tawa itu merekah di setiap waktu...

kamu telah menjadi gincu yang mewarnai hariku ..
kamu telah menjadi lagu di tengah sepiku ...
kamu episode yang telah habis masanya ...
sejak saat itu, sejak malam tragis itu, sejak perbincangan kita tempo hari..
suaramu tak sengaja terekam di setiap sel ku..
dan kamu telah lama usai ...


Tapi itu anganku ...
Argghhh sudahlah, akhiri perbincangan ini ...
dan aku MENGAKHIRI SENDIRI, karena kamu telah lama pergi ...
.....

Cheers,


_Ch_


Dedicated for : Dia... yang punya mata seindah itu ...Thanks untuk mata indahmu ....

Minggu, 30 Mei 2010

* Menyoal masalah Status *



Aku perempuan tegar, meski banyak masalah tetep bisa tersenyum !!!


.....

Berakar, merambat entah hingga kapan terus tumbuh dan mengaliri darahku...
entah sampai kapan menjadi cerita yang membatasiku dengan dunia yang kini kupijak ..
kalo kamu mau tahu, aku juga ingin berlari,...
kalo kamu ingin mengerti, aku juga ingin menghapus ...

hah... aku juga bingung harus menjawab atau menkonfirmasi apalagi ...
memang tak heran, mereka berpendapat, apalagi Negara kita yang demokratis..
sooo ... bebas ajah, sah sah ajah mengeluarkan pendapat !!

tapi lama-lama aku pusing juga, meladeni berbagai pertanyaan.. (bukan mau sok selebritis).
mereka menghujani ku dengan pertanyaan yang aku sendiri juga tak mampu memayungi diriku sendiri...
cukup ... cukup ...

kejadian berawal lagi dari status di FB...
sudah pernah sebelumnya saya dihujani kritikan mengenai status di FB.
meskipun begitu tak lantas ku ubah,...

seorang sahabat sekaligus saudara menegorku suatu siang melalui saluran langsung jarak dekat :
"APa sih, status mellow lo itu, ga bisa dirubah yah !!" begitu katanya. belum lagi katanya (masih menurut penuturannya) salah seorang temannya berkomentar mengenai statusku di Fb. "Mang, hidup saudaramu menderita banget yah, masalah hatinya berat banget yah !!!. begitu katanya.

hellowwwwww ... it's me... aku juga ga tahu. bukan aku yang minta dilahirkan dengan sifat seperti ini.
aku ini perempuan tegar loh !!!. bukan melankolis seperti pikiran kalian.
tapi memang inilah aku, aku ini si pemikir yang selalu membawa ke dalam perasaan. apapun itu.
aku ini cengeng. aku ini pemalu. tak banyak yang bisa kulakukan untuk menunjukkan apa inginku..

belum lagi, salah satu pasukan pemimpi di Kampusku juga mengatakan bahwa : aku ini memang aneh, semuanya di pikirin, di bawa perasaan... eh tahu-tahu nangis udah jadi sebuah tulisan atau status. makanya dia bilang aku ini ga bisa besar-besar. huhuhu. (tega banget).

sebegitu penting kah status di Fb... se ekstrim ituhkan mereka mengomentarinya ...
lalu, bagaimana dengan status orang lain yang lebih mellow ketimbang aku !! (itu pertanyaannya)

hhhuffhhh... sudahlah. jangan mempersoalkan masalah status Fb itu lagi.
'ga akan ada juntrungannya membahas masalah ini..
biarkan begitu adanya, biarkan terlihat seperti apa adanya, bukan ada apanya ...
selagi kita mampu berkarya, atau menulis entah lewat FB...kenapa tidak (itu pikiranku)

Just it ...

Cheers,


_Ch_

for : seseorang atau siapapun yang selalu berkomentar mengenai statusku ...
seperti yang tempo hari kita bicarakan, inilah aku, hanya mampu menuangkannya seperti ini.
yang pasti sastra punya banyak cara untuk berkarya.. dan ini aku yang terlahir dengan banyak kekurangan ...

Kamis, 27 Mei 2010

* Kejutan Kecil Pasukan Pemimpi *

(ini kejadian gila dan gila..)

Apa yang ada dipikiranmu kawan...
semua, segala macam di kepala ini beradu,
berlomba lompat dari dalam sini !!

tak tahu kah kamu kawan, entah apa yang harus kuperbuat..
Kejutan hari ini, tak ada dipikiranku sekalipun ...

sepenggal prolog yang akan jadi cerita untuk masa depan dan mungkin tak akan mampu untuk terulang....

sepulang meniti ilmu di kampus Tercinta, aku dan empat pasukan lainnya berencana meretas mimpi bersama, di suatu tempat tongkrongan..menggila bersama....melewati waktu bersama ..
setelah beradu argumen, antara jadi atau tidak, aku pun berniat melangkahkan kaki pulang ...
dan mereka menuju bawah untuk mengambil kendaraan..
kaki pun kuperintahkan menuju pintu gerbang bersama seorang pasukan yang berniat langsung pulang karena, sedang tidak fit..

akhirnya kuputuskan untuk menghubungi salah satu dari mereka untuk mengabari bahwa aku hendak pulang dan istirahat secepatnya di rumah ...
ternyata ponsel itu tak lantas di angkat, hingga 5 panggilan tidak diangkat juga.
Dalam pikiranku ..apa ini, mengapa tak diangkat..
coba telepon lagi, ujar pasukan yang sejak tadi bersamaku...
mmm... ga bisa... ya sudahlah mereka berencana pulang kali ...pikiranku hanya mampu mengisyaratkan itu...
tak lama kemudian, ponselku bergetar " Jangan pulang, lo jadi ikut kita. udah dapat barengan !!" begitu pesan singkat dari salah satu pasukan kecilku...
" Siapa" begitu pesan balasan dariku ...
" Anak poncer, udah tunggu di sana .."itu balasan selanjutnya...
Hah... ngapain bareng anak poncer, ngapain juga mesti aku yang bareng mereka, kenapa ga salah satu pasukan itu...dia kan lebih akrab ketimbang aku ...Wallahhh... apa ini... segala pikiran aneh beradu ...
segera ku balas ... "si A ajah yang bareng anak poncer, w bareng si B"
tak ada balasan... akhirnya kuputuskan untuk menunggu mereka beberapa menit...

YA Tuhannn ........
cerita gila ini di mulai dari sini ...Mereka benar-benar konyol,... gila dan entah berapa kata lagi yang pantas kulontarkan untuk mereka...
setelah keluar dari gerbang... salah satu dari mereka meneriakkan namaku,. aku pun menoleh dan menghampiri mereka...

cepat naik... kata si C..
entah siapa lagi yang mereka rampok untuk mengantarkan kepergian kami...
Gila, kali yah empat pasukan ini meminta tolong kepada seorang yang hendak pulang buru-buru.
Gila rencana gila... sungguh dia luar pikiranku, mereka mampu membuat ini semua.
dengan nada kesal, jengkel, marah dan kecewa dengan tingkah mereka.
mereka senang, Aku yang merasa tidak enak dengan orang yang mengantarkanku..
sebenarnya naik bis atau angkot juga bisa, ya seperti biasanya. mengapa mesti mereka paksakan orang ini untuk mengantar...haduhhh Tuhan... apa yang bisa kuperbuat selain pasrah...
I am shocked
... mereka membohongi ku...huhuhu

sepanjang perjalanan, aku mengutuki kelakuan mereka...dasarr anak edan... liat ajah tar w balas...(maaf yah kawan)...mereka hanya tersenyum dan bahagia melihat apa yang sedang diputar selama perjalanan ... mereka pun sesekali menggoda, ini yang selalu mereka tunggu.dasaarrr... Gila !!!

tak banyak yang terlontar dari mulutku, tak seperti biasanya aku yang cerewet ...
aku semakin tidak enak.. hadohh, empat pasukan ini malah bahagia dan tertawa lebar...Parrahhh ...

setelah sampai ke tempat tujuan, kubiarkan si pengantar yang sudah rela di culik empat pasukan kecilku untuk mengantarku langsung pergi...setelah berterima kasih aku lantas pergi tanpa menoleh ke belakang lagi... aku sudah dibuat malu empat pasukan itu...
aku berjalan sempoyongan tanpa semangat lagi...

sambil menunggu mereka di pintu masuk.. aku pun menangis..
entah apa yang kurasakan, entah apa yang ada dipikiranku saat itu..aku hanya mampu menangis dan menangis...hingga mereka datang kuseka bulir yang udah membanjiri pipiku..."biar mereka tak melihat" pikirku...

Mereka pun memanggil namaku ... Aku lantas mengeluarkan kekesalanku ...(maaf yah kawan)
cerita ini pun terus berlanjut, hingga tak mampu kubendung airmata dan perasaanku ...
Aghhh... entah harus nangis bahagia, senang, kedukaan atau rasa kecewa atas tindakan mereka.

tapi aku mengerti apa yang hendak mereka lakukan...
kejutan kecil dari pasukan kecil ku yang selalu punya mimpi ini...
mereka sangat menyayangiku dan aku tahu dengan pasti..hingga mereka mampu melakukan ini..
setelah mereka meminta maaf, hatiku yang sempat keras akhirnya luluh dengan ketulusan mereka semua...aku pun hanya menunduk pasrah ...

Tuhanku... terima kasih atas pasukan pemimpi ini dan aku akan melihat mereka dari niat mereka...
bukan lagi tingkah gila yang membuatku malu ...

dedicated for : pasukan pemimpi ... ini gila kawan, lainkali jangan diulangi yah ... kasihan dia ...saya masih tidak enak sampai sekarang ....aku juga sayang sama kalian semua !!!


Cheers,


_Ch_

270510 punya cerita ...

Rabu, 26 Mei 2010

Sekret, Rapat dan hujan itu ....

belum terlalu sore waktu itu...
belum terlampau mendung juga ...
tapi mengapa debar laju nadiku seakan menyetir setiap gumpalan darahku untuk merangkak naik...
lama emosi yang tertahan, membungkam semua penjelasan...
saat semua diam...hanya desir daun-daun kering tertiup angin yang terdengar...
secangkir kopi hangat menunggu pasrah untuk kutenggak...
tak ku indahkan laporan utama pada kotak canggih dihadapanku..
hanya terdiam...lama sangat lama
hingga...

Ponselku bergetar ...
Jarkom : Rapat ...
Arghhh.... kecamku dalam hati " perlukah rapat sedini mungkin"
aku masih ingin di sini... jangan ganggu aku..
sekon, detik, menit, jam terlewat tanpa ada aksara yang harus kutulis di sini...

............
..............
................

secangkir kopi yang hampir dingin pun kusambar dan kuraih segala peralatan di hadapanku yang berserakan.. diktat kuliah, buku bacaan yang tidak penting, setumpuk kertas yang ingin kumusnahkan...

hingga akhirnya kuputuskan untuk memerintahkan sensor kakiku...
melangkah ke arah gang sempit, sarat kenangan dan mungkin aku tak mampu untuk mengulangnya...

secepat mungkin kulangkahkan sepasang kaki ini menuju sekret. "sebelum hujan turun aku harus tiba disana"pikirku...
sesampainya di sana semua tatapan keriangan, kegembiraan menyambutku antusias...
penerimaan tanpa kompromi... topangan tangan pamrih...binar kelembutan tanpa topeng ...

iyah... di sini, sangat tepat kupilih tempat ini untuk membuang segala kekesalan ku hari ini..sudah cukup aku membisu dengan secangkir kopi...
dan melupakan semua rasa yang tertanam di dalam sini...

di sekret ini, aku menemukan tawa yang tak bisa kutemukan di manapun...
lemparan lelucon konyol, obrolan yang saling membangun dan hampir memuntahkan segala penat ...
berebutan pisang goreng,... update status, curhat colongan, kasak kusuk karena perut keroncongan..
ya...semua adegan perepisodenya diputar di sini..
Sekret...

setelah lama bermain-main ...
hujan pun turun ....
kami hendak bergeser...ternyata atap yang sudah tak kuasa menahan rintihan air hujan pun membasahi kaki kami...
tak mengapa, kami tetap bersyukur masih punya tempat berteduh sekalipun harus mengacaukan pijakan kami...
kami tak mengeluh, kami tak menangis bahkan tak marah atau mengumpat...
kami semakin tertawa...bahagia...saat ini mungkin takkan bisa terulang kembali..
dan ini kunikmati setiap adegannya...

yang sangat menggelikan... semakin kami bergeser, semakin hujan itu mendekati kami...
semua saling membantu menggeser apa yang tergeletak di lantai yang sudah basah...

sampai si empunya mempersilahkan kami ke bagian yang lebih dalam dengan seperangkat alas duduk yang lembut dan empuk... Terima kasih Tuhan ...
kami mulai dengan doa-doa pembuka..
memulai kekhusukan rencana november nanti...
tak muluk mesti kaku, tak mesti semua harus tegang..
namun diselingi dengan canda dan tawa ...
ini yang setiap kali kurindu...
dan mungkin akan kurindu ketika kutinggalkan Kampus ini...
setiap adegan perepisodenya pun ada di sini ...

Rapat ...

Air dari langit tetap membanjiri selokan....
membasahi jalanan, menghapuskan setiap tapak kedukaanku...
sementara hujan turun di luar sana..
kami semakin akrab, intim serasa tak ada yang mampu menggantikannya..
kaki hampir mengkerut, tapi kami saling menghangatkan...
.......
hujan ini membuat kami semakin dekat, hujan itu memuat kami saling mengenal,
hujan itu anugerah yang tak ternilai...karena di sini setiap adegan perepidosenya diputar...

ku rasa aku akan menyesal bila tak melangkahkan kaki ku tadi sore di sekret ini,.
mungkin kupikir aku akan melewati keakraban bila tak datang rapat sore tadi...
dan mungkin aku tak bisa menikmati rintihan hujan bila tak datang ...

Sekret, Rapat dan Hujan itu...
akan menjadi episode yang mungkin tak akan berputar kembali ...


Cheers,

_Ch_
for moment : 260510...

ini lautku, di sini kutambatkan mimpiku ...

Indahnya,.. pagi-pagi berjalan di tepi laut ...
desiran ombak yang menenangkan ...
dan saat seperti ini tak akan mampu pecahkan kerasnya karang
sekalipun ombak mampu lumpuhkan para nelayan ...
tapi tidak dengan mimpiku...

kesejukan tiada tara, berpijak di atas pasir laut yang membasahi sela jemariku yang hampir kaku,.
sesekali kuhempaskan duri-duri agar tak melukai...
lurus memandang dari kejauhan,.
sepasang pemangsa penghuni laut,.
mendaratkan taringnya, tanpa menenggelamkan rupanya,.
betapa ku menikmati setiap epiode yang berputar...


sendirian... sesekali kurebahkan pundakku pada angin,
agar angin dapat mendengar setiap keluh kesahku...
kubisikkan apa inginku, tanpa paksa...
sekali lagi angin meniupkan kesegaran yang membangkitkan semangatku...

tak perduli berapa lama... terpaku dan membatu di sini..
aku ingin menikmatinya sekali lagi....jangan usik nafasku,
karena aku takkan menoleh atau menghampiri...

meski deru pengganggu acapkali, membuyarkan lamunanku...
aku takkan beranjak sedikitpun dari ini..
apalagi bergeser...maaf tak ada tempat untukmu...

tak akan ada yang mampu...
hanya Kuasa yang mampu pecahkan teka-teki ini..
jangan paksa aku menghitung pengkalkulasian waktu yang terbuang..
itu akan menyakitkan ...
biarkan persekon ataupun permenitnya berlalu...

angin, ombak, laut dan langit ...
semua terlukis begitu sempurna ...

dan...

ini lautku, di sini kutambatkan mimpiku ...


Cheers,


_Ch_