Senin, 31 Oktober 2011

Fasting :)

Ini pertama kalinya dalam hidupku melakukan segala hal untuk masa depan.

Sebelum menginjak usia dua puluh lima tahun, aku ingin sekali membuat perubahan yang penting.

ini bermula dari pergumulan terhadap sesuatu. Dan aku berharap menjadi orang yang bisa menjadi berkat dan berbagi berkat. Maka 31 Oktober 2011 ini aku melakukan fasting untuk beberapa pergumulanku ;

1. Semoga abangku mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi dan berjodoh dengan perempuan baik-baik serta takut akan Tuhan

2. Aku mendapatkan satu pekerjaan yang benar-benar membuatku damai sejahtera. Berharap sekali bisa bekerja di penerbitan :)

3. Jika dia bukan pilihan dari Tuhan, kiranya rasa ini bisa diangkat dan dengan segala kenyataan aku bisa kuat.

4. Masa depanku diusia 27 tahun nanti, Tuhan bisa pegang masa depanku. Amin :)

5. Keluargaku, papa, mama, kedua adikku. Dengan segala pergumulannya Tuhan selalu memberi dan buka jalan.

6. Ke negara Irlandia, Yunani dan Belanda. God, aku ingin sekali bisa ke sana. ;)

Dari semua itu aku ingin menjadi anak yang lebih baik lagi dan selalu bisa membawa berkat dan berbagi berkat apapun itu.

Kuduskan mata, hati dan pikiranku Yesus, agar bisa terus berjalan di dalam terangMu.
Amin ....

Minggu, 30 Oktober 2011

Percaya :)

Satu yang harus ku percaya : 


Tuhan tidak pernah mengijinkan segala sesuatu terjadi dikehidupanku (kita), tanpa kehendakNya serta campur tanganNya 

... dan aku percaya semua terjadi karenaNya ...

Sabtu, 29 Oktober 2011

Seharusnya ... :(

Ahhh, is it crazy feels ... Muak muak sama keadaan yang kayak gini.
Seharusnya gw ga coba-coba ke tempat yang bisa melenakan mata gw, hati dan pikiran gw. Seharusnya gw ga ke sana untuk sekedar ngobrol ngalur ngidul ga jelas. Harusnya gw bisa menolak dan harusnya gw ga membiarkan ini berlangsung lama. HARUSNYA !!!


Keadaan ini terjadi, gw pikir karena gw membiarkan segala kekuatan gw bermain dengan alam pikiran gw tanpa sadar. Gw ga minta Tuhan ikut campur waktu itu. Mestinya gw minta Tuhan datang mendampingi gw saat itu. Sejujurnya gw senang dengan saat itu, tapi setelah itu, pikiran dan jalan hati gw jadi goyah-segoyah-goyahnya. 


Sekarang sudah saatnya mundur empat, enam langkah, atau kalo perlu mundur jauh dan berbelok ke kanan atau kiri. Sudah saatnya pula gw ga mencoba-coba buka pikiran dan jalan hati gw. TUTUP...TUTUP ... Ayo ditutup Chaterineeee.

Dan satu yang gw benci dari diri gw : Gw membiarkan lo masuk ke dalam mimpi gw. Gw ga kenal lo, Siapa lo ... Kenapa lo tiba-tiba ada dikehidupan gw saat ini. 

Seharusnya gw ga membiarkan semua terjadi ...
dan seharusnya gw membiarkan lo tahu kalau "Aku suka kamu" jelas sekali gw suka lo. Entah kenapa ...

itu seharusnya ...


Cheers,

Chaterine


Dedicated : Pria yang sudah kutemui malam itu. Maaf sudah menunggu 2,5 jam dengan obrolan ga jelas. :(



Rabu, 26 Oktober 2011

Pengen Maen Sama LO :)

Gw kangen lo. Sungguh !!!

Gw sendiri juga ga tahu ko bisa. Jangan tanya kenapa gw bs kangen sama lo yah ? Mau nyari jawaban sampai ke ujung beruk juga ga bakal ketemu, lah gw yang kangen sama lo ajah ga tahu jawabannya.

Cukup berasa ajah waktu lo ga pernah negor gw di message. Kadang suka uring-uringan sendiri lo ga pernah lagi nyapa gw. gw kangen ketawa dan becanda sama lo. Maen ceng-ceng-an. Mungkin lo ga pernah sadar kalo gw itu seneng seandainya lo tiap hari negor gw. Hahaha. (*ini agak ngarep).

Setiap saat lo tiba-tiba negor gw di messenger gw seneng bukan kepalang. Mau negor lo segan, kan lo manusia tersibuk yang pernah gw jumpai di bumi ini. (*lebai ini mah).

Kapan yah kita bisa maen bareng ??. Jujur gw pengen maen sama lo. maen apa kek. Mau petak umpet, ular tangga, lompat tali, maen sepeda ... atau apalah itu. YANG PENTING MAEN !!!.

Semoga lo ga selalu sibuk buat maen sama gw, kemaren cukup kecewa ga bisa maen sama lo, karena situasi. Toh pada akhirnya gw yakin bisa maen sama lo di waktu lain.

Dan satu rahasia BUMI. Gw penasaran sama lo. 
(*artiin ajah sendiri yah)

Cheers,

Kugy
Dedicated buat pria yang sama, yang selalu memanggil gw dengan sebutan sama. K ...



Selasa, 23 Agustus 2011

JUJUR, Aku suka kamu ... :)

Gelap memangkas terang.
Aku mau menunggu hingga awan biru lagi,
Aku mau berlutut hingga fajar ....

Tuhan, nyatanya dia ada.
Dia bukan fatamorgana di tengah salju gurun,
Dia bukan klise yang kurekayasa dari mimpiku,

Mengetahui tentang kamu tidak bisa dikalkulasikan dengan angka.
Tak cukup banyak, namun hanya berharap.

Kamu datang di saat darah masih menetesi mimpi,
Kamu muncul di saat keringat masih berbau busuk,
Kamu hadir di saat aku terjaga setiap malam.

Masa lalu, cuma akan menjadi penghalang dan orang ketiga
Pada akhirnya, aku JUJUR, aku suka padamu. Suka caramu bertutur kata, suka dengan kata-kata bijakmu, suka keanehanmu, suka dengan warnamu, suka dengan kegelisahanmu, suka dengan ceritamu. Namun, tidak sanggup aku meluncurkan kalimat ini : "AKU SUKA KAMU". Tidak. Tidak bisa.

Saat sering kita berbincang hingga fajar, bahkan tertawa terbahak-bahak dan aku suka leluconmu. Kamu selalu bertanya, "SIAPA DIA ?? ", Kenapa tidak jujur sama dia. Siapa tahu dia punya rasa yang sama. Noooo. Tidak bisa. I'm sorry I can't ...

Justru aku malah berucap, ini rasa yang belum pasti. Aku malah takut menyakiti dia. Karena terlalu cepat bagiku untuk menghadirkan sosok lain. Namun, nyatanya kamu bisa. "Lebih baik seperti ini bang. Aku tak mau dia tau. Aku takut bang", ucapku sambil mengigit bibirku menahan rasa yang semakin tidak karuan.

Nyatanya kamu ada di depanku, di hadapanku. Kamu yang sedang bertanya, kamu yang sedang memangkas airmataku, kamu yang hadir terlalu tiba-tiba dan cepat. Dan kenyataannya tak satu katapun yang kulontarkan pada private message itu. Aku cuma diam. Menatap kata-katanya. Sembari, aku berucap JUJUR pertama kali pada Tuhan, "Aku suka dia, Tuhan ... Maafkan aku yang mengambil bukan milikku."

Dulu kedatanganmu terlalu cepat dan tiba-tiba dan kini kepergianmu juga terlalu tergesa-gesa dan tiada pesan. JUJUR aku sakit, dengan rasa yang masih tertahan, aku sakit melihat kamu dekat dengannya. Seperti kata kamu bang, "Bukannya kamu yang akan sakit menahannya, dan justru kamu tidak adil dengan dia". Sekali lagi, Maaf bang.

JUJUR, aku menyerah bang. Batinku mempertegas setiap realita, kenyataan dimana kutemukan kamu hanya udara segar yang ditiupkan Tuhan. Karena, kamu kini mengelana jua. Kamu sekilas mimpi yang terbang di atas kepalaku. Dan aku hanya mampu bersimpuh dan meneteskan airmata (lagi).

Dan JUJUR, "Aku suka dengan orang yang menyebutku dengan panggilan K****G"

Maaf, Tuhan ... Hapuskan nama itu. Karena dia milikMu, Bapa. Amin.

Dedicated : Mister K