Minggu, 18 April 2010

Aku sii Kecil yang Pemalu ...


aku.,. adalah aku.,.
aku mungkin bukan dia,
karena aku tidak terlahir dari rahim yang sama..

Aku memang kecil, tapi aku mempunyai harapan yang tak sebesar biji jagung..
Harapan ku besar untuk masa depan ku kelak.

Aku sii petualang yang senang berbagi .,
aku sii nakal yang suka pulang telat,.
aku sii humble yang senang bersahabat.,
dan aku sii kecil yang pemalu..

mungkin takkan pernah ada yang mengira,.
sosok diriku yang selalu tertawa ini adalah sosok yang rapuh.
aku pemendam seribu rasa..
entah apa yang ku pendam aku sendiri jg bingung.,

aku si pemalu yang senang menyendiri.,.
sekalipun mungkin kalian melihat ku di kelilingi sahabat tersayang.,
aku bukan sosok yang tangguh seperti yang kalian duga.
aku juga bisa menangis sejadi-jadinya, aku bisa merengek seunggukan.,.
aku bisa dengan tiba-tiba berteriak tanpa sebab .,

aku sii kecil yang pemalu yang senang menari-narikan pena di atas kertas.,.
beribu kata mulai dari bermakna hingga tidak bemakna ku goreskan di sana.,.
menumpahkan segalanya di sana,. kemudian membuangnya begitu saja .,

aku sii kecil yang tak punya keberanian,.
tapi terkadang aku ingin memiliki seribu kali lipat keberanian..

aku sii penunduk yang senang melaut,.
aku sii cerewet yang suka bercanda.,.
dan aku sii kecil yang pemalu .,.


Cheers,

_Ch_

Selasa, 13 April 2010

Penjelasan




Jelaskan !!!. Jelaskan padaku, apa maksud semua ini. Meski aku terus berteriak dan bertanya berulang kali, aku sudah tahu pasti tidak akan menemukan jawabnya. Mengapa ?. Ya karena aku cuma diam. Aku hanya membisu di balik mata yang mencari kejelasan. Tanganku menari-nari sejajar dengan pena dan kertas putih, dari mataku mengalir sebuah bulir suci sarat makna, mulutku komat-kamit memuntahkan benak di dalam hati

Sekalipun ego meminta semua jawab dan penjelasan,. Namun hati pasti tidak akan menemukannya karena aku hanya membatu di sini, di tempat semula, di tempat yang sama, persis sama dengan dahulu aku mengenalnya. Mengenal dirimu .,.

Lama aku terdiam, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hingga darah tak sanggup menahan kesesakan ini. Hingga sekarang aku pun hanya terdiam, meski tanpa bersungut-sungut hatiku tetap saja tidak tenang. Meski hari masih setia menemaniku meniti waktu dan langit masih biru sama seperti aku membuka mata ke dunia ini.

Mungkin beribu tahun yang lalu, sebelum ada renkarnasi aku masih sama, tetap sama. Karena aku hanya butuh penjelasan. Kata maaf tak cukup menjelaskannya kawan,. Aku hanya butuh penjelasan. Hanya itu !!!. Jangan bertanya penjelasan apa itu, aku sendiri tak tahu. Karena bukan aku yang menciptanya. Aku hanya me-reka dan membangunnya dengan sebuah harapan kosong.

Sulit dimengerti penjelasan apa ini. Penjelasan apa itu. Tapi hanya dengan diam, aku mampu mengatakan aku memiliki masalah. Lewat diamku, aku bercerita. Lewat diamku aku pun menangis.

Terkadang sulit sekali mengatakan bahkan menjelaskan apa yang sedang kita rasakan. Entah harus bagaimana dijelaskan, entah seperti apa penjelasannya. Namun, bila kau mengerti kawan, aku hanya ingin penjelasan, bukan kejelasan.
Berputar-putar pikiran bagaimana cara yang tepat untuk meminta penjelasan.

Memang orang lain tak akan mengerti bila kita tak mampu menjelaskan apa yang kita inginkan dari sebuah penjelasan. Orang hanya mengira-ngira masalah ini, masalah itu tanpa tahu apa sebenarnya dibalik kebuntuan ini.

Di dalam benak hanya ada sebuah pertanyaan, namun mulut serasa terkunci karena hati tidak merestui inginku. Mulut dan hati berperang, beradu argumen di alamnya sendiri, namun tetap saja hati tak mampu mengungkapkannya dan mulut hanya terkunci rapat kemudian berlalu begitu saja meninggalkan memori yang begitu sarat cinta dan pengharapan. Sesal.. penyesalan dan aku hanya menyesal untuk sebuah makna tanpa penjelasan.

Kunikmati sesal ini, tanpa bulir suci yang membasahi permukaan hati. Mengeringkan harap di tengah kejenuhan hidup. Aku yakin mampu. Aku bertekad bisa. Aku ikrarkan dalam sebuah doa khusuk di tengah malam.

Bila kau tak mampu menjelaskan dan meminta penjelasan, berjalanlah terus kawan, jangan pernah menyesali penjelasan yang tidak mengungkap sebuah makna. Entah makna apa itu. Mungkin baik, mungkin buruk. Tapi Yang Esa yang empunya titian waktu kehidupan kita dan tahu kapan tiba saatnya. Selama masih mau bergerak, kita akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Jangan berhenti hanya untuk menunggu penjelasan itu. Karena penjelasan itu yang akan menjemput kita, penjelasan akan bercerita sendiri apa maksud dari semua ini….

Diam terkadang memiliki arti dan si empunya lebih paham mengapa hanya diam. Namun diam tidak menjelaskan keinginanmu, ungkapkanlah sebelum langit dengan cepat berubah-ubah rona, sebelum musim kembali mementaskan waktunya. Ketika kau hanya diam, kau hanya mampu menyesali tanpa bisa berkata karena waktumu telah usai dan memori telah usang bahkan menghitam.,.,.
Ungkapkan hati sebuah pernyataan murni dari sebuah perasaan yang mendasari sebuah ketulusan. Apapun ungkapan itu, semua memiliki makna….


Cheers,

_ch_

Sabtu, 03 April 2010

Pasang surut sebuah persahabatan






Kemana engkau kawan,
menghilang jauh dr penatnya mimpi,.
Jiwamu tak terasa spt wkt dlu,.
Kau seakan menghitam,memekat diantara
teriknya sinar.
Tak bs kah kau berucap sepatah kata peredam bara ini,
bs kah kau smpulkan senyum dibalik batu yg meninjuku.
Spt menikam dblkg tingkahmu,,ato tak shrsnya
ku bertanya kwan.
Wahai,.Kawan inikah wkt surutmu,
dan masa ini wkt pasangku,
mencri kwan yg hlg ditengah keriangan,berdiam diri,menyendiri tnpa tahu mksd.
Mgpa tak kau muntahkan duri dan rasa pahit ddlm diri..
Luapkan smua,biar nafasmu lega.
Sebatas inikah persbhtn Qt,
sebatas inikah mimpi yg tlh qt bgn.
Kau lari,aku pun lari.Kau diam,aku jg diam.
Siapakah yg bs kawan,mencairkan kebekuan qt yg tgh tjd,.?

karena ku cinta kau By Tatha




aib lucu-lucuan .,.
gara-gara saya sedang jatuh cinta ..

Sabtu, 20 Maret 2010

Kezia R Julias Sipayung










yeee.,. echa kecil maen ke rumah nie..
kangen,. terakhir ketemu dia masih bayi..kecil banget, belum bisa jalan,.
sekarang malah udah lari-larian lagi...



_Ch_

Selasa, 16 Maret 2010

The Hole

(tak selamanya hidup akan berhenti di sini, setiap masanya akan ada akhirnya,.
apapun jalan hidup itu.,. dan ketika saatnya tiba,. semua akan berubah dan itu lah yang Tuhan inginkan untuk kebaikan kita.,.)

seperti menggali lubang ,.
yah ingin sekali membuat lubang.,.entah lubang berbentuk persegi, kubus, atau lingkaran.
yah,. yang penting lubang, apapun bentuknya.,.
di dalam lubang itu aku ingin membuang segala nya ke dalam sana.,
membenamkan,. jauh di dalam sana, tanpa ada yang mencoba merecokinya.

membuat lubang,. seperti membuat kuburan sendiri.,.
meletakkan segalanya di dalam sana.,. tanpa ada yg menangisi.,.
agar bisa tentram dan tidak menggeroti pikiran dan hatiku,

terlalu lama semua ini bermuara dan merecoki hidupku.,.
sudah lelah aku Yah Tuhan,.
bukan salah siapa-siapa ini.,.

aku bukan ingin mati,. tapi aku ingin mematikan semua perasaan kalut ini.,.
semua masalah yg menggerogoti nafasku setiap detiknya.,.

hembusan nafas panjang mengartikan kerisauanku.,
tp tak mampu mencari jawabnya.,.
hingga terpikir batin membuat lubang untuk membenamkan segalanya jauh di dalam sana..

karena tak mampu lg kaki ini untuk berlari,.
tak kuasa perih ini melukai hatinya (lagi)
cukup lubang bisu yg merasakan semua ini.,.
krn lubang itu akan terus membungkam mulutnya sendiri, tanpa sepatah kata.,.

diam,. dan terus mendiamkannya .,.
Ini lebih baik, dari pada terus berlari tanpa arah.,
tak lelah raga, tak habis nafas, tak malu hati,.

lebih baik di lubang ini,. tempat pusaka.,.
tempat di mana ku melupakan dan menguburkan segalanya di sana.,.
tetaplah diam dan jangan coba untuk memetakan jalan mereka ke tempat ku.,.

di lubang itu seakan-akan kita mampu membuat pertahanan diri,.
melupakan sejenak tanpa tau kpn lubang itu dpt di gali kembali,.
di sana lah tempat aman menyimpan segalanya kawan.,
dan jgn lupa bersimpuh kepada Sang Khalik yg empunya titian waktu



cheers,


_ch_

Jumat, 05 Maret 2010

SeLaManya ,.,

(Berharap mampu memugar asa bersama dirinya)

Tak banyak kata yang dapat terucap...
Tak banyak waktu yang dapat kunikmati...
meski hanya sekejap..
namun rasa yang singkat ini...
mampu hilangkan rasa egois...


Maafkan aku yang tak bisa....
tapi ku yakin kau bisa....
Yakinkan masih ada secercah harapan
yang masih tersisa, di antara debu yang terhisap..


Meski raga tak dapat menyatu...
Pastikan hati takkan berpisah...
Goreskan satu senyuman...
tapi jangan sampai tuangkan air mata...


Meski kasih ini hanya sekejap...
dan kini hilang diantara amarah yang memuncak...
bergelut dengan rasa kecewa..
Yakin pada dirimu,..kita bisa...

Jangan biarkan bekasnya melukai hati...
Biarkan kenangan itu kan tetap terukir
Selamanya.....


Cheers,


_ch_